Twitter Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon


I Love My Job 0

Bekerja adalah satu hal penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Semua orang yang berada dalam tahapan proses kehidupannya pasti akan mengalami keadaaan dimana dia wajib untuk mencari nafkah. Baik yang masih sendirian maupun yang sudah berkeluarga. Pada dasarnya, bekerja adalah suatu tindakan bijaksana untuk mencapai tingkatan yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ragam pekerjaan yang tersebar dalam berbagai sektor memungkinkan luasnya kesempatan akan mendapatkannya. Hal yang terkadang menjadi pemikiran bagi sebagian orang bahwa mendapatkan pekerjaan adalah sulit perlu ditelaah lebih lanjut. Perlu diketahui bahwa yang membuat sulit itu lebih kepada keinginan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan hati dan keinginan. Seandainya dia menepiskan hal tersebut, maka lapangan pekerjaan yang tersedia akan terbuka selebar-lebarnya. Begitu pula seandainya sudah dalam ruang lingkup pekerjaan nantinya. Banyak sekali faktor yang menjadi cobaan dan ujian seberapa pantas diri kita untuk meraih kesuksesan dalam pekerjaan yang kita lakukan.

Menjadi pekerja kantoran, baik pegawai negeri maupun sektor swasta, adalah sama baiknya dengan yang bekerja untuk diri sendiri. Semua memiliki azas tanggung jawab moral dan kejujuran hati. Namun yang membuat sulit nantinya adalah seberapa betah kita dalam menjalankan pekerjaan tersebut. Menghadapi seorang atasan yang arogan, teman sekantor yang tidak sepaham, saling jegal, pekerjaan yang tidak sesuai, atau bahkan kejenuhan dapat saja kita temui di mana saja kita bekerja. Banyak sekali yang tidak tahan terhadap cobaan-cobaan ini sehingga memungkinkan untuk melepaskan diri dari pekerjaan menjadi semakin besar.

Cintailah pekerjaan Anda. Benar, inilah satu hal yang harus kita tanamkan dalam hati kita. Bekerja dalam situasi yang bagaimanapun haruslah tetap dalam suasana kecintaan apa yang kita lakukan. Bagaimana dapat mencintai pekerjaan kalau keadaan sehari-hari dalam kantor sangat tidak mengenakkan? Berpikir dan resapi dalam hati, bahwa kita bekerja untuk kebaikan, kemajuan, dan masa depan diri kita sendiri. Melepaskan diri dari pekerjaan (berhenti atau berpindah pekerjaan) lebih baik jangan dikarenakan kita tidak menyukai pekerjaan tersebut atau hal-hal terkait pekerjaan, seperti yang telah disebutkan di atas.

Tentunya setiap manusia akan memilih yang terbaik bagi kehidupannya. Begitu pula dalam bekerja. Kita dapat melepaskannya suatu saat nanti apabila ada pilihan yang lebih baik, bukan karena disebabkan keadaan sulit saat ini. Berhenti dan berpindah pekerjaan karena sudah ada pilihan yang lebih baik tentu lebih bijaksana dibandingkan kalau dikarenakan ketidak-senangan atas suasana atau pekerjaan yang sedang berjalan. Senangilah pekerjaan saat ini, karena itulah yang seharusnya kita lakukan, walaupun karena terpaksa sekalipun. Kita paksakan untuk bekerja karena kita memang membutuhkannya. Kita perlu biaya untuk hidup. Cintailah pekerjaan atas dasar kecintaan diri, istri, anak, dan keluarga, karena untuk itulah kita bekerja.

Mengeluh karena pekerjaan dan suasana kantor yang tidak nyaman bukanlah tidakan yang tepat. Lakukan apa yang dapat dikerjakan secara optimal dan berusaha terus untuk meperbaikinya. Bantulah teman-teman sekantor yang membutuhkan pertolongan semampu kita tanpa perlu melakukan tindakan merugikan diri sendiri atau membuat suasana kerja menjadi tidak nyaman. Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Teman sekantor bagaimanapun adalah partner kerja sejati kita. Belajarlah mengenal dan menyesuaikan diri dengan berbagai sifat, tata cara pergaulan, dan keadaan. Apabila kita sudah memahami dan menjalankannya, maka hal tersebut dapat menjadi bekal berharga untuk kemajuan di masa depan, begitupun untuk seandainya kita memilih pekerjaan yang lebih baik di tempat lain.

“When the archer misses the mark, he turns and looks for the fault within himself. Failure to hit the bull’s eye is never the fault of the target. To improve your aim — improve yourself.”
(Gilbert Arland)

Comments
0 Comments

0 Responses So Far:

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.